Saat menggunakan peralatan listrik, tindakan keselamatan dasar harus
selalu dijalankan, termasuk berikut ini. Bacalah semua petunjuk
sebelum mengoperasikan mesin jahit ini.
1. Sebuah peralatan listrik tidak boleh ditinggalkan ketika masih dalam
kondisi tersambung aliran listrik.
2. Cabut steker/colokan listrik mesin jahit ini dari stop-kontak listrik
dengan segera setelah selesai digunakan dan sebelum dibersihkan.
3. Putus aliran listrik mesin jahit dari stop-kontak sebelum melakukan
penggantian bohlam. Gunakan bohlam dengan ukuran sama, 10
watt (area 110-120V) atau 15 watt (area 220-240V).
1. Jangan biarkan mesin jahit digunakan sebagai mainan. Tingkatkan
kewaspadaan ketika digunakan oleh dan/atau di dekat anak-anak.
2. Gunakan mesin jahit hanya untuk keperluan sebagaimana
dijelaskan dalam pada buku petunjuk. Gunakan perangkat
tambahan yang direkomendasikan oleh produsen sesuai dengan
petunjuk di buku ini.
3. Jangan operasikan mesin jahit apabila terdapat kabel atau
steker/colokan yang rusak, juga bila mesin jahit tidak berfungsi
dengan semestinya, dan jika mesin jahit pernah jatuh atau rusak,
atau terjatuh ke dalam air. Bawa dan kembalikan mesin jahit kepada
dealer resmi atau pusat servis agar diperiksa, diperbaiki, atau
disesuaikan baik dari segi kelistrikan maupun mekanikal.
4. Jangan operasikan mesin jahit bila ada saluran udara yang
tersumbat. Jaga saluran udara yang ada pada mesin jahit dan
pedal/trap (injakan dynamo) bebas dari timbunan kain tiras (sisa
kain), debu dan kain lepas.
5. Jauhkan jari dari semua bagian mesin yang bergerak. Hati-hati
ketika di dekat jarum mesin jahit.
6. Gunakan plat jarum yang sesuai. Penggunaan plat jarum yang salah
dapat menyebabkan jarum patah.
7. Jangan gunakan jarum yang bengkok.
8. Jangan tarik atau dorong kain saat menjahit, karena dapat
menyebabkan jarum bengkok dan kemudian patah.
9. Matikan mesin jahit ( O ) saat melakukan penyesuaian di bagian
jarum, misalnya : memasukkan benang ke jarum, mengganti jarum,
memasang benang pada spul, mengganti sepatu penindas, dan lain
lain.
10. Putus arus listrik mesin jahit dengan mencabut steker/colokan pada
stop-kontak saat membuka penutup, melumasi, atau saat menyetel
mesin (sendiri) seperti yang ditunjukkan dalam buku petunjuk.
11. Jangan jatuhkan atau taruh benda apapun ke dalam lubang apapun
di mesin jahit.
12. Jangan operasikan mesin jahit di luar ruangan.
13. Jangan operasikan mesin jahit di dekat pengunaan produk aerosol
(semprot) atau saat oksigen sedang disalurkan.
14. Untuk mematikan mesin, putar semua saklar ke posisi off ( O ),
kemudian cabut steker/colokan dari stop-kontak.
15. Saat memutus sambungan kelistrikan, jangan cabut steker /colokan
melalui kabelnya. Untuk mencabut dengan benar, tarik
steker/colokannya, bukan kabelnya.
16. Tingkat tekanan (kebisingan) suara mesin jahit pada kondisi
pengoperasian normal adalah 75dB(A).
17. Harap matikan mesin jahit atau cabut steker/colokannya saat mesin
mengalami masalah (tidak berfungsi sebagaimana mestinya).
18. Jangan taruh apapun di atas pedal/trap (injakan dynamo).
19. Jika kabel pedal/trap (injakan dynamo) rusak, harus segera diganti.
Penggantian dilakukan oleh produsen atau petugas servis atau
pihak yang berpengalaman agar terhindar dari bahaya.
20. Mesin jahit ini tidak diperuntukkan untuk digunakan oleh mereka
(termasuk anak-anak) dengan keterbatasan fisik, cacat tubuh atau
mental, juga yang kurang pengalaman, kecuali mereka telah dilatih
tata cara pengoperasian mesin jahit terlebih dahulu oleh pihak yang
bertangung jawab atas keselamatan mereka.
21. Anak-anak harus tetap diawasi agar tidak bermain-main dengan
mesin jahit.
Mesin jahit ini diperuntukkan hanya untuk penggunaan rumah tangga.
BAHAYA
SIMPAN PETUNJUK INI
Untuk mengurangi risiko kejutan listrik:
PERINGATAN Untuk mengurangi risiko luka
bakar, kebakaran, kejutan listrik, atau cedera pada pengguna:
-
-
""
""
PETUNJUK KEAMANAN PENTING
I