EasyManua.ls Logo

Electrolux EWW8023AEWA - Page 49

Electrolux EWW8023AEWA
88 pages
Print Icon
To Next Page IconTo Next Page
To Next Page IconTo Next Page
To Previous Page IconTo Previous Page
To Previous Page IconTo Previous Page
Loading...
49
BAHASA INDONESIA
Jangan sekali-kali menggunakan
pengering dengan pemanas pada bahan
yang sudah terkena bahan kimia seperti
cairan pembersih kering. Bahan ini mudah
meletup dan dapat menyebabkan
ledakan. Gunakan pengering dengan
pemanas hanya pada bahan yang sudah
dicuci dengan air atau yang perlu
diangin-anginkan.
Jangan meninggalkan alat penyaluran
deterjen yang terbuat dari plastik di dalam
drum sewaktu siklus pengeringan, karena
plastik yang digunakan tidak dirancang
untuk tahan terhadap panas. Jika ingin
mencuci sampai kering, Anda harus
menggunakan laci penyaluran deterjen
biasa.
Pengguna harus selalu memeriksa dan
memastikan bahwa tidak ada pemantik
gas api (sekali pakai atau lainnya) yang
tertinggal dalam pakaian mereka.
Jangan sekali-kali menghentikan alat
ini sebelum akhir siklus pengeringan,
kecuali jika semua cucian segera
dikeluarkan dan ditebarkan agar
panasnya hilang.
AWAS!
Jangan keringkan pakaian di dalam
mesin cuci-pengering dengan pelarut
cuci kering. Juga jangan gunakan
produk pelembut/pengharum cucian
selama siklus pengeringan.
Bahan yang ternoda atau terpercik minyak
sayur atau minyak goreng bisa menimbul-
kan bahaya kebakaran dan jangan ditaruh
di dalam mesin cuci-pengering. Bahan
yang terkena minyak dapat terbakar
secara spontan, khususnya jika terpapar
pada sumber panas seperti dalam mesin
cuci-pengering. Bahan menjadi hangat,
yang menyebabkan oksidasi menghasil-
kan panas.
Untuk meminimalkan risiko kebakaran
dalam mesin cuci-pengering, hal berikut
ini harus dipatuhi:
Jika panas tidak dapat keluar, bahan bisa
menjadi cukup panas untuk menimbulkan
api. Penumpukan, penyusunan, atau
penyimpanan bahan yang terkena minyak
dapat mencegah keluarnya panas sehingga
dapat menciptakan bahaya kebakaran.
Bahan yang berisi karet busa (juga
dikenal sebagai busa lateks) atau bahan
seperti karet bertekstur serupa tidak
dapat dikeringkan di dalam mesin
cuci-pengering dalam pengaturan panas.
Bahan karet busa, jika dipanaskan,
mengakibatkan api karena pembakaran
spontan.
Jika kain yang terkena minyak sayur atau
minyak atau terkontaminasi produk
perawatan rambut berada di dalam mesin
cuci-pengering, kain tersebut harus dicuci
dulu dalam air panas dengan deterjen
ekstra - ini akan mengurangi, tapi tidak
mengatasi bahaya. Siklus mesin cuci-pen-
gering ‘cool down [pendinginan]’
digunakan untuk mengurangi suhu kain.
Kain tidak boleh dikeluarkan dari mesin
cuci-pengering atau ditumpuk atau
disusun saat panas.
Kain yang sebelumnya telah dibersih-
kan, dicuci, direndam di dalam pelarut
cuci kering, atau ternoda oleh bensin,
atau zat mudah terbakar atau meledak
tidak boleh ditempatkan di dalam mesin
cuci-pengering.
Zat yang sangat mudah terbakar yang
umumnya digunakan dalam lingkungan
rumah tangga meliputi aseton, alkohol
denaturasi, bensin, minyak tanah,
penghilang noda (beberapa merek),
terpenten, lilin, dan penghilang lilin.
Pelembut kain atau produk serupa
tidak boleh digunakan dalam mesin
cuci-pengering untuk menghilangkan
efek listrik statis kecuali praktik ini
secara spesifik dianjurkan oleh
produsen produk atau pelembut kain.
Pakaian dalam yang berisi penguat
logam tidak boleh ditempatkan di
dalam mesin cuci-pengering.
Bahan plastik seperti tutup kepala atau
penutup serbet tahan air bayi tidak
boleh ditempatkan di dalam mesin
cuci-pengering.
Kerusakan pada mesin cuci-pengering
dapat terjadi jika penguat logam longgar
selama pengeringan. Jika tersedia, rak
pengering bisa digunakan untuk itu.

Table of Contents

Related product manuals