EasyManua.ls Logo

DeWalt DCD800N - Page 45

DeWalt DCD800N
68 pages
Print Icon
To Next Page IconTo Next Page
To Next Page IconTo Next Page
To Previous Page IconTo Previous Page
To Previous Page IconTo Previous Page
Loading...
43
Bahasa Indonesia
Bahasa Indonesia
5
perkakas listrik yang berputar dapat mengakibatkan
cedera diri
e ) Jangan melampaui batas pijakan. Selalu jaga
pijakan dan keseimbangan dengan baik. Hal ini
memungkinkan Anda untuk mengendalikan perkakas
listrik secara lebih baik dalam situasi yang tidak terduga.
f ) Kenakan pakaian yang sesuai. Jangan mengenakan
pakaian longgar atau perhiasan. Jauhkan rambut,
pakaian dan sarung tangan dari komponen yang
bergerak. Pakaian yang longgar, perhiasan atau
rambut panjang dapat tersangkut pada komponen yang
bergerak.
g ) Jika disediakan perangkat untuk sambungan
fasilitas pengeluaran dan pengumpulan debu,
pastikan perangkat ini dihubungkan dan digunakan
dengan sesuai. Penggunaan alat pengumpul debu
dapat mengurangi bahaya yang ditimbulkan oleh debu.
h ) Meskipun sudah sering menggunakan alat,
jangan sampai lengah dan mengabaikan
prinsip keselamatan alat. Tindakan ceroboh dapat
menyebabkan cedera parah dalam hitungan sepersekian
detik.
4) Penggunaan dan pemeliharaan perkakas
listrik
a ) Jangan menggunakan perkakas listrik dengan
sembarang. Gunakan perkakas listrik yang sesuai
untuk aplikasi Anda. Perkakas listrik yang tepat akan
bekerja lebih baik dan aman pada tingkatan kerja yang
telah dirancang untuk alat itu.
b ) Jangan gunakan perkakas listrik ini jika tombol
tidak dapat menghidupkan dan mematikan alat.
Perkakas listrik apa pun yang tidak dapat dikendalikan
dengan tombol adalah berbahaya dan harus diperbaiki.
c ) Lepaskan stopkontak dari sumber listrik dan/atau
baterai dari perkakas listrik sebelum melakukan
penyetelan apa pun, mengganti aksesori, atau
menyimpan perkakas listrik. Tindakan pencegahan
untuk keselamatan seperti itu akan mengurangi risiko
menyalakan perkakas listrik secara tidak disengaja.
d ) Simpan perkakas listrik yang tidak digunakan jauh
dari jangkauan anak‑anak, dan jangan biarkan
orang yang tidak memahami perkakas listrik atau
petunjuk ini untuk mengoperasikannya. Perkakas
listrik dapat berbahaya bila digunakan oleh pengguna
yang tidak terlatih.
e ) Merawat perkakas listrik dan aksesories. Lakukan
pemeriksaan untuk mengetahui apakah ada
komponen bergerak yang tidak sejajar atau
bengkok, komponen yang patah, dan kondisi
lainnya yang dapat memengaruhi pengoperasian
perkakas listrik. Jika rusak, perbaiki perkakas listrik
sebelum digunakan. Banyak kecelakaan terjadi akibat
perkakas listrik yang tidak terawat dengan baik.
f ) Jaga ketajaman dan kebersihan alat pemotong.
Alat pemotong yang terawat dengan baik dengan mata
potong yang tajam, akan kecil kemungkinannya untuk
macet serta lebih mudah untuk dikendalikan.
g ) Gunakan perkakas listrik, aksesori, mata bor
dan sebagainya, sesuai petunjuk ini, dengan
memperhitungkan kondisi kerja dan jenis pekerjaan
yang harus dilakukan. Penggunaan perkakas listrik
untuk pengoperasian yang tidak sesuai dengan tujuan
penggunaan dapat mengakibatkan situasi yang
berbahaya.
h ) Jaga agar permukaan pegangan tetap kering,
bersih, bebas dari minyak dan lemak. Pegangan dan
permukaan pegangan yang licin tidak bisa digunakan
untuk melakukan penanganan dan pengendalian alat
dengan aman saat dalam situasi tak terduga.
5) Pemakaian dan Perawatan Perangkat Baterai
a ) Hanya isi ulang daya perangkat dengan pengisi
daya yang ditetapkan pabrik produsen. Pengisi
daya yang cocok untuk satu jenis baterai bisa berisiko
menimbulkan kebakaran bila dipakai untuk isi ulang
baterai lainnya.
b ) Pergunakan perangkat listrik hanya dengan baterai
yang sudah ditetapkan secara spesifik. Pemakaian
baterai lain bisa menimbulkan risiko terjadinya cedera
dan kebakaran.
c ) Ketika baterai sedang tidak dipakai, jauhkan
baterai dan benda logam lain seperti klip kertas,
koin, kunci, kuku, sekrup atau logam‑logam kecil
lainnya, yang bisa membuat koneksi dari satu
terminal ke terminal lain. Korslet terminal baterai
secara bersamaan bisa menyebabkan luka bakar atau
kebarakan.
d ) Dalam kondisi yang berlebihan penggunaan, cairan
bisa keluar dari baterai; hindari kontak dengan
cairan. Bila tidak sengaja berkontak, bilas tubuh
dengan air. Bila cairan mengenai mata, hubungi
segera pertolongan medis. Cairan yang keluar dari
baterai bisa menimbulkan iritasi atau luka bakar.
e ) Jangan memakai baterai atau perangkat yang
rusak atau sudah dimodifikasi. Baterai yang rusak
atau sudah dimodifikasi bisa menjadi tidak dapat
diprediksi yang bisa berisiko menimbulkan kebakaran,
ledakan atau cedera.
f ) Jangan memaparkan baterai atau perangkat pada
api atau suhu yang terlalu panas. Paparan pada api
atau suhu di atas 130 °C bisa menyebabkan alat meledak.
g ) Ikuti seluruh petunjuk pengisian daya dan jangan
mengisi ulang daya baterai maupun perangkat di
lingkungan dengan suhu di luar rentang yang telah
disebutkan dalam petunjuk. Pengisian daya yang tidak
benar atau di tempat dengan suhu di luar batas yang
telah ditetapkan bisa merusak baterai dan meningkatkan
risiko terjadinya kebakaran.
6) Layanan
a ) Perkakas listrik sebaiknya diservis oleh teknisi yang
berkualifi kasi dan hanya menggunakan komponen
pengganti yang persis sama. Hal ini akan membuat
keamanan perkakas listrik selalu terjaga.

Related product manuals