Bahasa Indonesia 7
4. Menghubungkan dengan listrik
- Pastikan voltase yang digunakan adalah 220 Volt dan 50 Hz.
- Masukkan kabel listrik pada soket yang telah terhubung dengan
tanah.
- Hindari menggunakan kabel ekstension, adaptor dan multiple
soket.
Perhatian!
Sebelum mengoperasikan mesin, harap periksa hal-hal sebagai berikut :
- Apakah pintu mesin cuci telah tertutup dengan benar?
- Apakah keran air telah dibuka?
- Apakah selang pembuangan air telah ditempatkan dengan benar?
- Apakah listrik sudah terhubung?
Setiap kali pencucian pastikan bahwa :
- Penghubung persediaan air telah aman, keran air telah dinyalakan dan
selang pembuangan telah diletakkan pada posisi yang tepat.
- Pilihan Cycle (P) atau tombol power pada posisi OFF.
- Kemudian, dengan tangan yang kering, colokkan kabel listrik ke stop
kontak.
- Sortir/pilah pakaian yang akan dicuci berdasarkan dengan jenis
kain/bahan.
- Pastikan tidak terdapat benda-benda (seperti : koin, peniti, dll.) di
dalam kantung pakaian yang akan dicuci karena dapat merusak mesin
cuci, filter serta pakaian itu sendiri.
- Bukalah pintu mesin cuci.
- Masukkan pakaian yang akan dicuci (pastikan berat pakaian yang
dimasukkan ke dalam mesin cuci tidak melebihi kapasitas mesin cuci)
dan tutup kembali pintu mesin cuci.
Laci Sabun Deterjen
Laci sabun deterjen terdiri dari bagian-bagian berikut:
- Kotak deterjen untuk tahap pencucian awal/Prewash(I).
- Kotak deterjen untuk tahap pencucian utama/main wash(II).
- Siphon, pipa atau jalur mengalihkan deterjen atau pelembut
ke mesin cuci(III).
- ( ) Kotak untuk pelembut cucian.
- Untuk memasukan deterjen, tarik laci sabun deterjen.
- Masukan deterjen dan pelembut sebelum memulai program
pencucian.
Bagian 5 : Cara Penggunaan